Label

Sabtu, 18 Desember 2010

inginku laksana serumpun bambu



langit kelam
awan hitam
seketika langit muntah
curah hujan mengalir
mengguyur daratan terpilih
serumpun bambu
melambai-lambai
di mulut tebing
berusah tegar
menampik hempasan angin
meski terlihat lemah
namun kokoh adanya
kuharap jiwa laksana 
serumpun bambu
tegar dan kuat
hadapi hempasan
angin kehidupan

dipan merana, 15 desember 2010

refleksi

lama kutermangu

duduk menyepi

lari dari keramaian

terbersit asa di hati

tuk kembali mengenang

kepingan-kepingan

kejadian masa silam

ku berefleksi

uh...

nafas panjang ku helah

tak sadar

butiran bening

mengalir di pipiku

hati berkata

mampukah lanjutkan langkah

meski matahari tlah meninggi

saat usia telah menua

( sudut lengang,15 desember 2010)